Lupa

Kukuliti waktu dengan tengkurap di atas pagi yang sendiri

Pagi yang sedari dulu merindu akan embun dan bias-bias sederhana kilauan dedaunan

Bukan karena tak ada, tapi karena lupa

Seperti pagi begitu juga aku

Sendiri dan merindu akan kidung serta lafadz-lafadz sederhana nyanyian kasmaran

Bukan karena tak ada, tapi karena lupa

Advertisements
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s